Saya tidak pernah, dan semoga saja
tidak akan pernah, melihat hantu. Tapi semua yang mengaku pernah melihat, yakin
kalau hantu itu ada. Tentu karena mereka pernah melihatnya. Dalam posisi ini
saya yakin kalau hantu itu tidak ada, karena saya tidak pernah melihatnya. Sekaligus
saya tidak yakin kalau hantu tidak ada, karena ada orang yang pernah melihatnya.
Anda tentu paham hantu yang saya
maksud. Hantu yang sering muncul di TV dengan sosok yang menyeramkan. Sekalipun
yang ditampilkan TV itu belum tentu benar, setidaknya tayangan tersebut memunculkan proyeksi akan tampilan
hantu.
Berbincang hantu tentu menarik. Anda dapat membayangkan apapun yang anda suka dan menganggapnya sebagai hantu. Bukan karena ia tidak ada, ia ada di dalam pikiran anda, tapi ia tidak dapat kita jerat lalu hadirkan ke teman anda. Tapi itu bukanlah hal yang penting atawa menarik. Yang menarik adalah kita kadang membicarakannya, bukan?
Berbincang hantu tentu menarik. Anda dapat membayangkan apapun yang anda suka dan menganggapnya sebagai hantu. Bukan karena ia tidak ada, ia ada di dalam pikiran anda, tapi ia tidak dapat kita jerat lalu hadirkan ke teman anda. Tapi itu bukanlah hal yang penting atawa menarik. Yang menarik adalah kita kadang membicarakannya, bukan?
*****